Posted on

Cara Menentukan Perkiraan Harga Fotocopy Perlembar yang Tepat

Sebagai pemilik bisnis jasa fotocopy atau usaha percetakan, menentukan harga fotocopy perlembar adalah hal yang perlu untuk dilakukan dengan tepat dan rinci. Harga yang tidak pas akan berdampak pada hasil keuntungan yang Anda dapatkan. Contohnya, jika Anda menentukan harga yang terlalu murah, maka dapat membuat pendapatan menjadi kecil atau bahkan mengalami kerugian. Sebaliknya, jika harga fotocopy perlembar yang ditentukan terlalu mahal akan membuat bisnis Anda sepi pelanggan dan kalah saing dengan kompetitor. 

Berdasarkan dua contoh di atas, maka dari itu Anda perlu menentukan harga fotocopy perlembar dengan tepat agar bisnis dapat berjalan dengan lancar dan terus berkembang. Lalu sekarang pertanyaannya, “Bagaimana caranya menentukan harga yang tepat?”. Jika penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya, di bawah ini sudah kami sajikan rahasianya untuk Anda. Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Apa Saja Faktor yang Memengaruhi Harga Fotocopy Perlembar?

Sebelum dapat menentukan harga dengan tepat, Anda harus mengetahui terlebih dahulu faktor-faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga fotocopy perlembar. Berikut ini informasinya untuk Anda.

1. Jenis Kertas

Jenis kertas yang dipakai menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan harga fotocopy perlembar. Ada berbagai jenis kertas yang dapat digunakan untuk fotocopy yang dibagi ke dalam beberapa aspek, yaitu dari segi ukuran, ketebalan, dan warna kertas. Semakin besar dan tebal kertas yang digunakan untuk fotocopy, ditambah lagi jika kertas yang digunakan adalah kertas berwarna maka harga perlembarnya akan semakin mahal.

Baca Juga: Cara Setting Kertas di Mesin Fotocopy

2. Kualitas Tinta (Toner)

Faktor selanjutnya adalah pemilihan tinta yang dipakai. Semakin bagus tinta yang digunakan maka harganya akan semakin mahal. Tinta yang bagus akan menghasilkan kualitas hasil cetak yang lebih jelas dan rapi. Sebagai pemilik bisnis fotocopy sebaiknya Anda menggunakan tinta dengan kualitas yang bagus. Hal tersebut dikarenakan penggunaan tinta yang kurang bagus akan dapat memengaruhi kinerja mesin fotocopy dalam jangka panjang.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Toner untuk Mesin Fotocopy

3. Lokasi Bisnis

Lokasi bisnis fotocopy juga bisa menjadi faktor yang menentukan harga fotocopy perlembar. Lokasi fotocopy yang berada di dalam instansi pemerintahan, rumah sakit sekolah, atau kampus biasanya akan memiliki harga yang lebih mahal. Hal tersebut karena jam operasional dan pelanggan yang datang terbatas serta biaya sewa tempat yang mahal. Berbeda dengan tempat fotocopy yang berada di luar atau pinggir jalan, biasanya akan memiliki harga yang lebih murah.

4. Jenis Mesin Fotocopy

Penggunaan jenis mesin fotocopy yang bagus dengan fitur yang lengkap juga dapat memengaruhi harga fotocopy perlembar. Terdapat banyak jenis mesin fotocopy yang beredar di pasaran dengan harga yang bervariasi mulai dari 10 juta hingga ratusan juta. Semakin bagus kualitas fotocopy yang dihasilkan biasanya semakin mahal pula mesin yang digunakan. Maka wajar apabila harga menjadi lebih mahal.

5. Biaya Operasional

Semakin tinggi biaya operasional yang dikeluarkan oleh suatu bisnis fotocopy, maka harga fotocopy perlembarnya juga akan semakin mahal. Biaya operasional ini adalah namun tidak terbatas pada tagihan listrik, sewa tempat, maintenance alat, dan gaji karyawan. Semakin besar bisnis fotocopy tersebut biasanya akan semakin besar juga biaya operasionalnya.

Baca Juga: Tips untuk Memulai Usaha Fotocopy (Part 1)

Bagaimana Cara Menentukan Harga Fotocopy Perlembar?

Sekarang saatnya kita membahas bagaimana cara menentukan harga fotokopi dengan tepat agar bisnis Anda tidak mengalami kerugian. Untuk penjelasan yang lebih mudah dipahami, kami akan berikan simulasinya berikut ini spesial hanya untuk Anda.

Pertama kita asumsikan dulu bahwa jumlah kertas yang bisa dihabiskan dalam sehari adalah sebanyak 500 lembar atau 15.000 lembar perbulan.

  • Harga kertas HVS A4 Rp50.000/rim (500 lembar) : 50.000/500 = 100
  • Harga tinta Rp200.000 untuk kapasitas cetak 20.000 lembar : 200000/20.000= 10
  • Biaya listrik Rp400.000/bulan : 400.000/15.000= 27
  • Biaya maintenance Rp200.000/bulan : 200.000/15.000= 14
  • Biaya sewa tempat 8 juta/tahun (8 juta/365 hari = 22 ) : 22/500 = 43

Total harga modal fotocopy perlembar = 194

Maka, untuk harga fotokopi perlembar yang bisa Anda terapkan harus di atas Rp194, seperti Rp250 misalnya. Harga tersebut bisa berbeda-beda tergantung dari berapa jumlah biaya yang Anda keluarkan dalam sebulan.

Sekarang Anda sudah paham kan bagaimana cara menentukan harga fotocopy perlembar yang tepat. Dengan mengetahui teknik menghitung dan menentukan harga fotocopy perlembar yang tepat, bisnis Anda akan mendapatkan keuntungan yang optimal. 

Apabila Anda saat ini sedang mencari mesin fotocopy tambahan untuk bisnis, maka kunjungilah website CV. Citra Kencana Abadi. Di sana tersedia beberapa macam mesin fotocopy yang bisa Anda pilih, baik baru ataupun bekas semuanya ada. Ayo segera hubungi tim kami di sini sekarang juga!

Distributor resmi mesin fotocopy CANON. Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun, kami menyediakan mesin fotocopy baru dan juga rekondisi import.